Tips Menulis Surat Untuk Jodohku

Halo semua!

Sudah beberapa hari berlalu sejak peluncuran proyek ini. Sampai detik saya nulis tips ini, puluhan surat sudah nangkring di inbox #sujodku. Kaliaan semua kereen!

Tetapi, nyatanya banyak juga yang bilang belum nulis dan kesulitan menuliskan. Hmm… akhirnya saya putuskan untuk membuat tips yang bisa memperlancar menulis #sujodku.

Tips #sujodku 1 :

Siapkan NIAT! Tapi jangan cuma berniat…. Setelah menyiapkan niat dengan teguh hati langsung siapkan persenjataanmu untuk menulis!

Tips #sujodku 2 :

Pilih lagu pengiring. Saya sarankan yang easy listening, karena sesuai pengalaman saya pribadi. Musik yang easy listening itu bisa membangkitkan rasa romantis dan meningkatkan daya khayal. Sehingga memudahkan kita menulis–asal jangan keasikan ngelamun aja! Hehehe…. Tapi, gak haram untuk mendengarkan lagu dari genre lain kalau memang itu yang membuat kamu nyaman.

Tips #sujodku 3 :

Setelah persenjataan lengkap dan lagu pengiring siap. Coba pikirkan jodoh kamu…. Siapa dia? Di mana dia sekarang? Kenalkah kamu dengan dia? Jadikan itu kalimat awal kamu.

Tips #sujodku 4 :

Ketika menulis #sujodku, anggap saja kamu sedang menulis surat (yaiyalah!) atau diari/jurnal atau pikirkan kalau kamu sedang bercerita kepada seseorang. Tulis seekpresif dan sekreatif kamu. Pikirkan kalau orang yang kamu tuju itu akan senang baca surat kamu. Jangan gak percaya diri dengan tulisan kamu sendiri, jodoh kamu gak akan menolak membaca tulisan kamu. Jodoh kamu pasti menganggap surat itu adalah surat termanis di dunia! Jangan malu-malu pada jodohmu!

Tips #sujodku 5 :

Masih kesulitan juga dan bingung apa yang ditulis? Tulis apa yang terlintas di benak kamu saat itu juga. Tulis saja dulu. Nanti tidak akan terasa sudah lewat berlembar-lembar. Bisa juga menulis apa yang ada di sekitar kamu. Lagu yang sedang kamu dengarkan saat menulis, notifikasi tweetdeck/BB/iPhone yang mengganggu kamu ketika menulis surat, makanan yang kamu makan tadi, kegiatan kamu hari ini, kamarmu yang berantakan, dan segudang hal lainnya yang bisa kamu ceritakan!

Percaya deh, jodohmu gak akan bosan membaca ceritamu! Ceritamu adalah yang nomor 1 bagi jodohmu. 🙂

Tips #sujodku 6 :

Merasa gak ada yang menarik dari sekitarmu atau apa yang terjadi hari ini? Ceritakan saja dirimu. Jodohmu akan senang mendengarnya dan membacanya. Percaya lagi padaku deh 🙂

Tips #sujodku 7 :

Jangan menunda-nunda menulis. Nanti semakin banyak yang ingin kamu tulis tapi ternyata tujuh lembar template tidak cukuuupp…. hahahaha

 

Semoga tipsnya bermanfaat. Happy writing!

 

Iklan

Rekomendasi Lagu Pengiring nih!

Semalem setelah launching proyek. Bersama @nulisbuku kita ngumpulin beberapa lagu yang dirasa PAS buat nemenin kamu nulis surat buat jodohmu. Silakan ditanyakan sendiri ke Paman Google di mana bisa menemukan judul-judul di bawah ini. Pilih favoritmu dan ceritakan ke jodoh masa depanmu!

Rest of My Life – Bruno Mars

Jikalau – Naif

Menanti Cinta – KD

Saat Aku Lanjut Usia – Sheila On 7

Someday – John Legend

Cari Jodoh – Wali

Menikahimu – Kahitna

Akhirnya Ku Menemukanmu – Naff

Janji Suci – Yovie n Nuno

I Know I Love You – Savage Garden

Not With Me – Bondan feat 2 Black

Love of My Life – Queen

Cinta Pertama dan Terakhir – Sherina

Tentang Seseorang – Anda (OST AADC)

Menikah – Java Jive

Love Letter – Diana Krall

Tak Sebebas Merpati – Kahitna

Pilihanku – Maliq n d’essentials

My Everything – Glenn Fredly

Karena Kamu Cuma Satu – Naif

Kiss the Rain – Yiruma

Love Letter – Tompi

Terimakasih Bijaksana – Sheila on 7

Love will Come Through – Travis

Hyperballad – Bjork

 

Semua lagu di atas adalah sumbangan judul dari teman-teman yang ikut berprtisipasi semalam. Kayaknyaaa sekian aja dulu. Nanti kalau ada tambahan lagu di-update deh listnya. Hihihi…

Happy writing!

Corat-coret Koorpro

Dibaca boleh, dilewat silakan.

Gak jarang kan kita ngeliat adegan sepasang pengantin yang mengikat janji di altar, sepasang muda mudi di depan penghulu, atau sepasang perempuan dan lelaki yang berjalan mengitari api suci (korban film India…). Pastilah pernah terbersit di kepala kamu (juga aku) ‘kapan ya giliranku’ dan ‘seperti apa ya pasanganku kelak?’.

Lalu pikiran kita akan melayang -layang ke udara. Membentuk berbagai macam khayalan dan imaji yang bikin senyum-senyum sendiri. Haduh… indahnya ketika bisa bersama jodoh kita nantinya.

Duh, kebayang bagaimana nanti dia melamar kita (atau kita yang sudah ancang-ancang cara melamar dia?)? Bagaimana nanti pesta pernikahan kita–pesta kebun atau di hotel atau di rumah saja dengan sanak famili agar lebih khidmat? Lalu setelah menikah mau honeymoon di mana–Gili Trawangan atau Bora-Bora (siapa tahu berkhayal jodohnya superstar) atau yang deket aja deh Anyer? Hehehe….

Lanjut lagi khayalannya. Lalu bagaimana setelah bersama nanti? Punya rumah kecil yang dicicil berdua. Kendaraan yang dibeli bersama, setiap sore pasangan kita menjemput lalu bersama-sama mengarungi macetnya Jakarta (kalo kamu di Jakarta ya…). Makan malam bersama. Belanja bulanan, dorong troli berdua dan mesra.

Haduh, khayalanku udah ke mana-mana.

Kemudian kembali lagi ke pertanyaan mendasar. Kamu seperti apa? Ingin sekali rasanya melihat kamu. Apa kamu seperti pasangan impianku sekarang, hey, jodoh masa depan? Apakah… ahhh….

Terus, bagaimana ya kita nanti dipertemukan, hey Jodoh? Duduk bersebelahan di bis atau pesawat? Ketemu di toko buku? Gak sengaja kenal di cafe? Atau malah di tengah kemacetan. Entah…

Begitu banyak yang bisa kita sampaikan untuk jodoh kita nanti. Kamu cuma perlu berkhayal dan tuliskan harapanmu untuk masa depan. Sebisa mungkin tulislah hal yang positif, siapa tahu bisa membuat kamu lebih semangat dan menginspirasi orang lain. Semua ingin mimpinya jadi kenyataan.

Siapkan pena dan kertasmu atau buka segera laptop/PC-mu. Dan mulailah menarikan jari-jemarimu. Niscaya tulisan itu akan terbentuk dengan sendirinya. Percaya pada mimpimu.

Percaya bahwa hari esok lebih baik. Percayalah jika Tuhan sudah menyiapkan Jodoh di masa depan teristimewa hanya untukmu.

Regard,

Aditia